Notification

×

Indeks Berita

Tag Terpopuler

300 Mahasiswa Gabungan Geruduk Kejari Palembang, Desak Pengusutan Dugaan Korupsi Tanpa Tebang Pilih

Senin, 03 Agustus 2026 | Agustus 03, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-08-03T15:49:21Z

 

PALEMBANG, PALI Ekspres | Sekitar 300 mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Gabungan menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Kejaksaan Negeri Palembang, Senin (3/8/2026). Aksi tersebut merupakan bentuk kepedulian mahasiswa terhadap penegakan hukum dan pemberantasan tindak pidana korupsi di Kota Palembang.

Aliansi Gabungan yang terdiri dari Gerakan Mahasiswa Tuntut Keadilan (GMTK), Aliansi Mahasiswa Pemuda Palembang (AMPP), dan Aliansi Mahasiswa Penegak Hukum Sumatera Selatan (AMPH Sumsel) mendesak Kejaksaan Negeri Palembang agar menuntaskan berbagai dugaan tindak pidana korupsi secara profesional, transparan, independen, dan tanpa tebang pilih.

Dalam aksi tersebut, massa menyampaikan lima poin tuntutan kepada Kejaksaan Negeri Palembang sebagai bentuk kontrol sosial terhadap proses penegakan hukum yang dinilai harus berpihak kepada kepentingan masyarakat.

Koordinator aksi, Wahidin, menegaskan bahwa mahasiswa akan terus mengawal setiap proses hukum hingga adanya kepastian penegakan hukum yang berkeadilan.

"Kami hadir bukan untuk mencari sensasi, melainkan menjalankan fungsi kontrol sosial. Kejaksaan harus menunjukkan keberpihakan kepada kepentingan masyarakat dengan menuntaskan setiap dugaan korupsi tanpa pandang bulu," tegas Wahidin dalam orasinya.

Senada dengan itu, Samuel menyampaikan bahwa korupsi merupakan kejahatan luar biasa yang merampas hak-hak masyarakat serta menghambat pembangunan daerah.

"Kami akan terus mengawal proses ini. Jangan sampai penegakan hukum hanya tajam ke bawah namun tumpul ke atas. Seluruh pihak yang diduga terlibat harus diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku," ujarnya.

Di penghujung aksi, perwakilan mahasiswa diterima oleh pihak Kejaksaan Negeri Palembang untuk menyampaikan aspirasi sekaligus menyerahkan dokumen berisi tuntutan secara langsung.

Aliansi Gabungan berharap seluruh tuntutan tersebut segera ditindaklanjuti melalui proses penyelidikan maupun penyidikan yang profesional serta terbuka kepada publik.

Mahasiswa juga menegaskan akan terus mengawal perkembangan penanganan perkara yang mereka soroti. Apabila tidak terdapat perkembangan yang signifikan, mereka menyatakan siap kembali menggelar aksi lanjutan sebagai bentuk komitmen dalam mengawal pemberantasan korupsi dan penegakan supremasi hukum di Sumatera Selatan.

"Hidup Mahasiswa! Hidup Rakyat Indonesia! Lawan Korupsi!" menjadi penutup orasi yang menggema di depan Kantor Kejaksaan Negeri Palembang.

×
Berita Terbaru Update