Notification

×

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Kebijakan Presiden Potongan 8%, Sengsarakan Ojol

Sabtu, 12 September 2026 | September 12, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-09-12T16:28:03Z

Amut Fly : " _Program 928 dari Pemerintah, harus dikaji ulang karna para pengemudi Ojol menjadi sengsara"_


Jakarta,PALIEkspres.com  | Istilah mumet dan menjelimet sepertinya patut disampaikan kepada Pemerintah mengenai keputusan tentang potongan 928.


Dari aksi hingga kompromi melalui rapat pertemuan baik di DPR maupun bersama Komdigi serta aplikator hanya kamuflase agar dikatakan bahwa pemerintah memang memikirkan pengemudi online namun fakta dilapangan harapan palsu didapatkan.

Sebut Bebi driver Ojol dijakarta mengatakan " kami para driver ojol khususnya saya, coba pemerintah cari cara tentang kebijakan dan harus fokus untuk ojol.


"sehari narik pulang gak bawa uang, pasti dikunci dari dalam rumah".

Belum bayar sekolah, jajan anak, les sekolah, seragam sekolah dan lainnya. 


"Bapak tidak berfikir arah kesana, 10 jam sehari bawa pulang uang cuma 150 ribu bersih sampai dirumah jadi abu" jangan berbicara UMKM. Coba kita gantian bapak yang jadi ojol.

Para driver tidur diatas motor gara gara pulang gak bawa uang", papar bebi.


Sejak zaman kera sakti pejabat hanya membuat janji, kami butuh bukti yang real, Tegas nya.


Ketua umum SePOI ( serikat pengemudi online Indonesia ) mahmud sering disapa Amut Fly mengatakan " pernyataan presiden tentang 8 % itu saya kira tidak tepat sasaran, rekan - rekan dilapangan mendapatkan orderan hemat, sedangkan orderan berlaku untuk standar.


Sebelum ada statmen Presiden 8 persen mendapatkan pendapatan trip 4 km. Dapat Rp.1.400,- program 928 tidak berfungsi dan berdampak menjadi turun. Harga semula Rp.10.800,- menjadi Rp.10.200,- jelas jelas perusahaan yang mendapatkan persen.


"Jika pemerintah tidak dapat mengambil keputusan tegas, maka saya pastikan ada pengangguran besar besaran khususnya di Jakarta".


Kita semua faham akan adanya Komdigi mengundang ojol untuk bersama duduk membahas 928, namun perlu diketahui ojol yang diundang itu apakah "benar - benar ojol atau hanya ojol pemilik akun saja".


Komdigi akan membuat keputusan dengan dimensi barang dan resto, dan tarif tidak disamakan antar penumpang paket dan food, ada waktu luang dan waktu tunggu.


Jika ojol dijadikan UMKM apakah resiko barang atau kehilangan barang, ketika paket hilang siapa yang bertanggung jawab.


Contoh jika hardisk hilang maka dituntut 300 juta, jika UMKM siapa yang bertanggung jawab, cetus amud fly. Tapi kalo sebagai pekerja ada yang bertanggung jawab.


Kebijakan jangan membuat puyeng, dan ojol susah. Yang dibutuhkan R2 dan R4 adalah minta sejahtera bukan minta kaya tapi pemerataan.

×
Berita Terbaru Update