Notification

×

Indeks Berita

Tag Terpopuler

PHR Zona 4 Bergerak Cepat, 113 Titik Karhutla di Sumsel Dipadamkan

Rabu, 02 September 2026 | September 02, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-09-02T06:39:27Z

SUMSEL, PALI Ekspres | Ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Sumatera Selatan mendapat respons cepat dari Pertamina Hulu Rokan (PHR) Zona 4. Sejak akhir Juli hingga 28 Agustus 2026, tim pemadam kebakaran di tujuh field PHR Zona 4 telah terjun langsung membantu memadamkan 113 titik kebakaran di sejumlah wilayah Sumsel.


Langkah tersebut dilakukan sebagai bentuk kepedulian perusahaan terhadap keselamatan masyarakat sekaligus untuk menjaga keamanan fasilitas dan kelancaran operasi hulu migas.


Pjs General Manager PHR Zona 4, Muhammad Luthfi Ferdiansyah, mengatakan seluruh personel dan peralatan pemadam kebakaran disiagakan untuk menghadapi potensi karhutla.


“Dalam situasi ini dibutuhkan respons cepat dan terkoordinasi. Kami memastikan personel dan peralatan siap dikerahkan untuk mendukung penanggulangan bersama untuk meminimalkan dampak terhadap operasi produksi dan keselamatan masyarakat di sekitarnya,” ujar Luthfi.


Berdasarkan data PHR Zona 4, dari 113 kejadian yang ditangani, PEP Prabumulih Field menangani 18 titik, PEP Limau Field 27 titik, PEP Adera Field 27 titik, PEP Pendopo Field 16 titik, PEP Ramba Field 17 titik, serta PHE Ogan Komering dan Raja Tempirai (OKRT) Field sebanyak 8 titik.


Untuk memperkuat kesiapsiagaan, masing-masing field menyiagakan armada pemadam dan personel setiap hari.


PEP Prabumulih Field dan PEP Limau Field masing-masing menyiagakan tiga unit fire truck dengan empat petugas. PEP Adera Field menyiagakan satu fire truck dan lima petugas.


Sementara PEP Pendopo Field menyiagakan lima unit fire truck dengan tujuh petugas. PEP Ramba Field menempatkan tiga fire truck dengan tujuh petugas di empat lokasi. Sedangkan PHE OKRT menyiagakan satu fire truck dan lima petugas.


Tak hanya mengandalkan mobil pemadam, PHR Zona 4 juga memastikan kesiapan berbagai peralatan penanggulangan kebakaran, seperti fixed fire pump, mobile fire pump, water tank, serta perlengkapan pemadaman lainnya.


Deteksi potensi karhutla juga dilakukan melalui patroli rutin tim security Pertamina yang menjadi salah satu sumber informasi terkait titik panas atau hot spot.


Selain hasil pemantauan internal, informasi kebakaran juga diperoleh dari laporan masyarakat dan pemerintah setempat, khususnya apabila api mulai mendekati jalur pipa maupun fasilitas produksi.


“Kami berterima kasih atas laporan masyarakat yang melaporkan kebakaran yang mendekat ke jalur pipa maupun fasilitas produksi. Hal ini mencerminkan sinergi untuk menjaga keselamatan bersama dan ketahanan energi nasional,” pungkas Luthfi.

PHR Zona 4 merupakan bagian dari Subholding Upstream Pertamina Regional Sumatra yang mengoperasikan tujuh wilayah kerja, yakni PEP Prabumulih Field, PEP Limau Field, PEP Adera Field, PEP Pendopo Field, PEP Ramba Field, PHE Ogan Komering, dan PHE Raja Tempirai.


Wilayah operasi tersebut tersebar di Kota Prabumulih dan Palembang serta Kabupaten Muara Enim, PALI, Lahat, Musi Rawas, Musi Rawas Utara, Musi Banyuasin, Banyuasin, Ogan Ilir, dan Ogan Komering Ulu.


PHR Zona 4 berada di bawah koordinasi dan pengawasan SKK Migas Perwakilan Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel).


Respons terhadap 113 titik karhutla tersebut sekaligus menunjukkan pentingnya kolaborasi antara perusahaan, pemerintah dan masyarakat dalam menghadapi ancaman kebakaran hutan dan lahan.


Sebab, keselamatan bukan hanya tanggung jawab satu pihak, tetapi menjadi kepentingan bersama.

×
Berita Terbaru Update