Notification

×

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Wabup Keluhkan Warga Suka Berita Negatif, Pengamat: “Introspeksi Lebih Penting dari Mengeluh”

Rabu, 11 Februari 2026 | Februari 11, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-02-11T03:18:37Z

Indra Setia Haris : "Karena memang kinerja mereka tidak ada yang bisa dibanggakan. Makanya warga lebih menyukai berita negatif. Apalagi menyangkut kepentingan warga yang sakit. Wajar saja warga ramai memprotes" 


PALI Ekspres - Curhatan Wakil Bupati PALI Iwan Tuaji kepada awak media terkait prilaku masyarakat yang lebih menyukai berita negatif, mendapat perhatian serius dari pengamat kebijakan publik PALI Indra Setia Haris. Menurut Indra, Masyarakat menyukai berita negatif karena tidak ada yang patut dibanggakan dari kinerja pemerintahan saat ini.


Indra Setia Haris juga melanjutkan bahwa selama satu tahun pemerintahan Asgianto-Iwan Tuaji belum mampu memberikan harapan kepada masyarakat bahwa dibawah kepemimpinan mereka Kabupaten PALI akan lebih sejahtera. Belum ada program menonjol yang dirasakan oleh masyarakat. Khususnya masyarakat yang berpenghasilan rendah. Selama satu tahun terakhir masyarakat hanya disuguhkan angin surga namun tkdak ada yang dirasakan oleh masyarakat.


Indra mencontohkan tentang statement bupati bahwa pemkab PALI akan menerima bantuan ratusan milyar dari pemerintah pusat dibidang kesehatan. Namun yang dirasakan oleh masyarakat justru kesulitan berobat akibat anggaran BPJS untuk warga dipangkas. Sehingga ribuan warga kesulitan berobat. Padahal anggaran BPJS tersebut hanya butuh tanbahan Rp 10Milyar saja.


"Lalu janji kucuran ratusan milyar itu kemana? Kalau beneran ada kenapa sampai saat ini masih ada warga mengeluhkan BPJS tidak aktif" ujar Indra kepada media PALI Ekspres, Rabu 11/02/2026.


Indra melanjutkan, jika warga lebih menyukai berita negatif tentang pemkab PALI adalah keniscayaan yang harus bisa diterima dengan lapang dada oleh Pemkab PALI.


"Karena memang kinerja mereka tidak ada yang bisa dibanggakan. Makanya warga lebih menyukai berita negatif. Apalagi menyangkut kepentingan warga yang sakit. Wajar saja warga ramai memprotes" tegas Indra yang menjadi wartawan sejak PALI belum menjadi kabupaten. 


Sementara itu, Aktifis sekaligus koordinator Masyarakat Peduli Pali, Abu Rizal Bakry meminta pemkab PALI untuk fokus bekerja melayani masyarakat bukan sibuk membangun citra tapi kualitas pelayanan publik sangat buruk.


"Pak Wabup sebaiknya bekerja saja dengan baik. Urus warga yang sakit tapi sulit berobat. Urus juga warga yang menderita akibat banjir. Jangan cuma sibuk mengeluh atau membangun pencitraan seolah-olah bekerja" tegas Ijal, panggilan akrabnya.


Menurut Ijal, kalau Pemkab Pali bisa melayani rakyat dengan baik maka masyarakat akan otomatis menyukai bupati dan wakil bupatinya. 


"Sebagus apapun memoles citra, kalau kinerja buruk ya tetap buruk"


Sebagaimana diketahui, saat peringatan Hari Pers Nasional di Kantor PWI pada 9 Februari lalu, Wakil Bupati PALI Iwan Tuaji dihadapan awak media mengeluhkan warga lebih suka memberikan like dan komen pada berita negatif tentang kinerja Bupati Pali. Padahal masih ada berita baik yang justru tidak mendapatkan like dan komen dari masyarakat.

×
Berita Terbaru Update