Notification

×

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Indikasi Proyek 4,4 Miliar PUPR Sarat KKN

Kamis, 12 Februari 2026 | Februari 12, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-02-12T15:31:01Z

Sulaidi : " _Hasil pekerjaan proyek pembangunan tangki septik skala individual skala perkotaan di kecamatan Kampung Melayu dan kecamatan Teluk Segara kota Bengkulu tidak sesuai dengan RAB dan spesifikasi teknis dilapangan"_


Bengkulu.PALIEkspres | Ultimatum Presiden Republik Indonesia H.Prabowo Subianto pada saat pelantikan seluruh kepala daerah sepertinya tidak menjadikan para pejabat mengerti dan memahami. Sudah jelas sambutan Presiden tidak pandang bulu siapa saja korupsi akan di berantas.


Fakta dilapangan hasil pantauan sorot lensa pewarta di wilayah kelurahan teluk Sepang dan wilayah kelurahan sumur meleleh kota Bengkulu senilai Rp,4,4 M milik Dinas PUPR kota Bengkulu, dikerjakan-KSM di 2 wilayah terindikasi tidak sesuai Rab dan spesifikasi teknis dikerjakan Asal jadi.


Bidang Investigasi MPN Ormas Maju Bersama Bengkulu,OMBB,Sulaidi,mengungkapkan bahwa pihaknya menemukan adanya kejanggalan pada hasil pekerjaan dilapangan.Ia menilai kualitas pembangunan septic tank Closet WC tersebut tidak sesuai dengan standar yang seharusnya menjadi acuan penggunaan anggaran negara pekerjaan dinilai Asal jadi tanpa mengedepankan mutu dan kualitas.


Terlihat di beberapa unit bahkan sudah terlihat ada yang retak.dan di beberapa unit belum di manfaatkan oleh warga mengigat closet WC tanpa bilik atau pasilitas lain seperti dinding belum jadi.


Begitu pun Hasil Pekerjaan Proyek Pembangunan Tangki Septik Skala Individual sekala perkotaan di kecamatan kampung Melayu dan kecamatan teluk Segara kota Bengkulu Tahun Anggaran 2025," proyek yang dikerjakan tersebut tidak sesuai dengan RAB dan spesifikasi teknis. Itu terlihat jelas dari hasil pekerjaan dilapangan,”tegas Sulaidi.S,kepada media ini,Rabu 11 Februari 2026.


Pihaknya pun mendesak aparat penegak hukum (APH) untuk turun langsung memeriksa penyimpangan pekerjaan proyek sanitasi tersebut.


Ormas OMBB,menilai hal ini sangat penting mengingat proyek septic tank ini berkaitan dengan program nasional pengentasan stunting serta penanganan wilayah kumuh.


“Kami meminta APH turun langsung mengecek indikasi korupsi pada proyek ini.tidak menutup kemungkinan dalam waktu dekat kami akan mengirimkan surat laporan resmi ke Kejati Bengkulu, Polda Bengkulu, tambahnya.


Ormas OMBB, berharap proses pengawasan dan pemeriksaan dapat berjalan transparan sehingga apabila ditemukan adanya indikasi penyalahgunaan anggaran,penegakan hukum dilakukan tanpa pandang bulu.


Hingga berita ini diturunkan,pihak Dinas PUPR dan penataan ruang kota Bengkulu, PPTK,konsultan pengawasan,dan pelaksana kegiatan KSM dl 2 diwilayah kelurahan teluk Sepang dan wilayah kelurahan sumur meleleh kota Bengkulu, belum memberikan keterangan resmi terkait dugaan yang disampaikan oleh Ormas OMBB.

Pewarta : team

×
Berita Terbaru Update