Notification

×

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Jalan Penghubung di Sungai Ibul Amblas, Pengendara Harus Bergantian Melintas

Jumat, 13 Februari 2026 | Februari 13, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-02-13T10:33:25Z

PALI Ekspres | Akses jalan penghubung antara kota Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) dengan tiga kecamatan di wilayah tersebut mengalami kerusakan parah setelah gorong-gorong di Desa Sungai Ibul ambruk, Pada Jumat (13/2/2026).


Ambruknya gorong-gorong tersebut menyebabkan badan jalan ikut ambles dan mengalami retakan cukup lebar. Material tanah di bawah konstruksi jalan terkikis, sehingga sebagian permukaan beton runtuh dan menyisakan lubang menganga yang membahayakan pengguna jalan.


Akibat kejadian itu. Saat ini, akses jalan memang sudah bisa dilewati, namun hanya secara terbatas dan dengan tingkat kewaspadaan tinggi. Kendaraan roda dua masih dapat melintas dengan hati-hati, sementara kendaraan roda empat hanya bisa menggunakan separuh badan jalan yang tersisa.


Kondisi jalan yang menyempit drastis membuat arus lalu lintas harus diberlakukan secara bergantian. Kendaraan dari dua arah tidak dapat melintas bersamaan dan terpaksa saling menunggu serta mengalah untuk memberi jalan. Situasi ini kerap berpotensi dapat menimbulkan antrean, terutama pada jam-jam sibuk saat aktivitas masyarakat meningkat.


Rahasmin, warga setempat, mengatakan kerusakan gorong-gorong tersebut sebenarnya sudah lama terlihat dan dinilai semakin memburuk dari waktu ke waktu. Namun hingga kini, belum ada penanganan maupun perbaikan dari pihak terkait.


“Gorong-gorong ini sudah lama rusak dan kondisinya makin parah. Hari ini jalannya benar-benar putus karena gorong-gorongnya ambruk. Padahal ini akses terdekat yang menghubungkan ibu kota Kabupaten PALI dengan Kecamatan Penukal, Tanah Abang, dan Abab,” ujarnya.


Rahasmin menambahkan, jalan tersebut sebelumnya sudah pernah diusulkan untuk ditinjau dan diperbaiki karena kondisinya dinilai membahayakan. Namun sampai sekarang, belum ada realisasi perbaikan maupun langkah antisipasi dari pemerintah daerah.


"Warga berharap Pemerintah Kabupaten PALI melalui dinas teknis terkait segera turun tangan melakukan penanganan darurat sekaligus perbaikan permanen. Pasalnya, jalur tersebut merupakan akses vital yang menunjang mobilitas warga, distribusi barang, serta aktivitas perekonomian antar kecamatan,"katanya.(dewa)

×
Berita Terbaru Update