Abab. PALI Ekspres | Cahaya matahari pagi memancar lembut, menembus celah pepohonan dan memantul indah di permukaan Sungai Biru. Airnya yang jernih berkilau bak kaca, mengundang siapa saja untuk merasakan kesejukan yang alami. Pada hari ketiga perayaan Lebaran, Senin (23/3/2026),
Kawasan wisata pemandian Sungai Biru di Desa Betung Selatan, Kecamatan Abab, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), dipadati pengunjung dari berbagai daerah, baik dari dalam kabupaten maupun luar daerah yang datang bersama keluarga untuk menikmati suasana libur Lebaran yang penuh kehangatan
Deretan kendaraan roda dua dan roda empat tampak tersusun rapi di area parkir yang telah disiapkan. Petugas penjaga Sungai Biru pun sigap mengatur arus keluar-masuk kendaraan demi menjaga ketertiban dan kenyamanan pengunjung. Tarif parkir yang ditetapkan juga tergolong terjangkau, yakni berkisar Rp5.000 Rp10.000 untuk untuk sepeda motor mobil.
Bagi pengunjung yang ingin menikmati kesegaran air di Wisata Paye Biru, tak perlu merogoh kocek dalam-dalam. Aktivitas mandi di kawasan ini dapat dinikmati secara gratis, menjadikannya destinasi ramah bagi semua kalangan, mulai dari anak-anak hingga orang dewasa yang ingin melepas penat.
Meski demikian, berbagai fasilitas penunjang tetap tersedia untuk menambah kenyamanan. Pengunjung dapat menyewa perlengkapan seperti ban dan pelampung dengan tarif yang relatif terjangkau, berkisar antara Rp5.000 hingga Rp20.000. Sementara itu, fasilitas tempat ganti pakaian juga disediakan dengan biaya ringan, hanya sekitar Rp2.000.
Tak hanya menawarkan keindahan alam, keberadaan wisata ini juga turut menggerakkan roda perekonomian masyarakat sekitar. Deretan pedagang makanan dan minuman tampak ramai melayani pengunjung, sekaligus menjadi bukti tumbuhnya pelaku UMKM yang ikut terdongkrak dari geliat wisata Paye Biru.
Untuk suasana begitu hidup. Tawa anak-anak bercampur riuh percikan air, sementara para orang tua duduk santai di tepian, menikmati momen kebersamaan yang jarang didapat di hari-hari biasa. Di bawah langit cerah, wajah-wajah pengunjung tampak bersinar penuh kebahagiaan, seakan melebur bersama hangatnya suasana Lebaran.
Bagi banyak keluarga, berkunjung ke Sungai Biru telah menjadi tradisi tahunan. Setelah menjalani rutinitas dan kesibukan, momen libur Lebaran dimanfaatkan untuk berkumpul, mempererat tali silaturahmi, dan menciptakan kenangan indah bersama orang-orang tercinta.
Hamparan alam yang asri, ditambah aliran sungai yang tenang namun menyegarkan, menjadikan tempat ini sebagai pelarian sempurna dari hiruk-pikuk kota. Tak sedikit pengunjung yang mengabadikan momen melalui foto dan video, menjadikan Sungai Biru sebagai latar kebahagiaan mereka.
Sementara itu Rahasmin, salah satu pengunjung yang sempat diwawancarai wartawan media PALI Ekspres, mengatakan bahwa kunjungannya ke lokasi wisata tersebut merupakan bagian dari hiburan bersama keluarga di momen libur Hari Raya Idul Adha. Ia menilai keindahan alam di kawasan tersebut sangat memukau dan masih terjaga keasriannya.
“Kami ke sini untuk liburan keluarga. Wisata ini sangat bagus, alamnya masih asri dan menyegarkan. Namun, fasilitasnya belum merata, terutama jalan setapak dan tempat terjun ke sungai yang masih perlu dibenahi, termasuk di bagian ujung yang belum memiliki sarana memadai. Harapan kami, pemerintah segera melakukan peningkatan agar lebih aman, nyaman, dan semakin menarik bagi pengunjung,” ujarnya
Sungai Biru menjadi saksi kebersamaan dan kehangatan keluarga di momen Lebaran. Di antara gemericik air dan rindangnya pepohonan, tawa dan cerita mengalir begitu alami. Sejak pagi hingga menjelang sore, arus pengunjung tak pernah surut, menegaskan pesona wisata ini sebagai tempat melepas penat sekaligus merajut kenangan indah bersama orang-orang tercinta.(Dewa)


