Notification

×

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Antara Konflik dan Target, Permasalahan Proyek Jalan Purun Timur Berujung di Kantor Kades

Jumat, 22 Mei 2026 | Mei 22, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-05-22T14:05:34Z

PALI Ekspres | Pemerintah Desa Purun Timur, Kecamatan Penukal, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir Regency (PALI), mengambil langkah dengan menggelar forum rapat diskusi guna mencari solusi atas berbagai permasalahan dalam pelaksanaan proyek peningkatan jalan cor beton di Desa Purun Timur. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Kantor Desa Purun Timur pada Jumat, 22 Mei 2026.


Permasalahan yang dihadapi dalam pelaksanaan proyek ini adalah sering terjadinya penyetopan pekerjaan oleh warga Desa Purun Timur. Selain itu, mobilisasi angkutan semen yang keluar dari jalur pengerjaan juga menimbulkan konflik dan perselisihan di tengah masyarakat. Hal tersebut terjadi karena adanya dugaan dari warga bahwa semen yang diangkut tersebut dijual, sehingga dikhawatirkan dapat mengurangi volume pekerjaan proyek.


Alkat, S.H.kepala Desa Purun Timur dalam kesempatan itu menyampaikan bahwa pertemuan yang melibatkan warga, pihak kontraktor, dan kepolisian di Kantor Desa Purun Timur dilaksanakan sebagai upaya mencari solusi agar proyek pembangunan jalan cor beton dapat berjalan lancar, aman, dan kondusif, serta menghindari terjadinya kesalahpahaman antara pemerintah desa, pihak kontraktor, dan masyarakat.


“Dalam hal ini tidak lain kami di sini meminta pihak kontraktor memberikan penjelasan kepada masyarakat agar tidak terjadi lagi kesalahpahaman terkait dugaan warga bahwa semen yang diangkut tersebut dijual. Kami meminta kejelasan karena warga menyebut kami terlibat, padahal saya tidak pernah mengambil keuntungan dari proyek tersebut,”ungkapnya 


Alkat juga mengatakan bahwa dirinya sangat mendukung pembangunan yang ada di desanya serta mengapresiasi terlaksananya pembangunan tersebut karena dinilai dapat membawa dampak positif bagi masyarakat, khususnya dalam meningkatkan akses transportasi, memperlancar aktivitas warga, mendorong pertumbuhan perekonomian, dan menunjang kesejahteraan masyarakat Desa Purun Timur ke depannya.


“Kami mendukung pembangunan tersebut, namun kami meminta agar pihak kontraktor dapat terus berkoordinasi dengan kami terkait berbagai permasalahan yang ada di lapangan agar tidak terjadi lagi kesalahpahaman antara pemerintah desa, pihak kontraktor, dan masyarakat, sehingga proses pembangunan dapat berjalan lancar sesuai harapan,"katanya Kades Purun Timur.


Sementara itu Eko selaku pengawas lapangan proyek tersebut menjelaskan bahwa mobilisasi angkutan semen yang disebut warga keluar dari jalur pengerjaan untuk dijual itu tidak benar. Menurutnya, mobilisasi tersebut dilakukan untuk membantu penanggulangan bencana jalan provinsi yang amblas di Desa Prabumenang, Kecamatan Penukal Utara Kabupaten PALI.


“Pihak pemerintah desa tidak terlibat karena tidak ada penjualan semen seperti yang dituduhkan. Mobilisasi tersebut dilakukan untuk membantu penanganan jalan provinsi yang amblas, sementara volume, mutu, dan kualitas pekerjaan tetap sesuai karena selalu dilakukan pengawasan dan pengecekan oleh kami.”jelasnya 


Eko juga mengungkapkan Kepada wartawan PALI EKSPERS bahwa penyetopan proyek oleh warga cukup sering terjadi, namun permasalahan tersebut telah diselesaikan bersama Kepala Desa Purun Timur. Di sisi lain, pihak pelaksana juga harus mengejar target penyelesaian pekerjaan pada bulan Juli karena masa kontrak proyek akan berakhir pada Agustus mendatang.


“Mengenai penyetopan ini tentu dapat menghambat pekerjaan, karena apabila kegiatan tidak berjalan maka progres fisik otomatis tidak mengalami peningkatan. Sementara itu, proyek ini harus selesai pada Agustus mendatang. Kami memiliki target progres pekerjaan setiap hari, dan sebenarnya menargetkan pekerjaan dapat selesai pada Juli. Namun, dengan adanya hambatan seperti ini, progres pekerjaan kami menjadi menurun.”ungkapnya.(dewa)

×
Berita Terbaru Update