PALI Ekspres | Suasana haru dan penuh kebanggaan menyelimuti halaman Pondok Pesantren Al Falahiyyah Desa Sungai Baung, Kamis (21/5/2026). Di tengah lantunan doa dan wajah-wajah bahagia para santri, acara pelepasan siswa-siswi SDIT dan MTs Al Falahiyyah berlangsung khidmat sekaligus menjadi ruang lahirnya harapan tentang masa depan anak-anak desa.
Momentum tersebut turut dihadiri Wakil Ketua DPRD Kabupaten PALI, Firdaus Hasbullah SH MH. Di tengah padatnya aktivitas sebagai pimpinan legislatif, politisi muda Partai Demokrat itu tetap hadir memenuhi undangan masyarakat sebagai bentuk kedekatan dengan warga dan generasi muda PALI.
Kehadirannya disambut hangat oleh masyarakat, para guru, wali murid hingga para santri yang tampil penuh kebanggaan. Di bawah binaan Ustadz Maryadi, Pondok Pesantren Al Falahiyyah dinilai terus menjadi tempat tumbuhnya harapan dan pendidikan karakter bagi anak-anak Desa Sungai Baung.
Firdaus tampak membaur tanpa sekat dengan masyarakat. Ia menyapa warga satu per satu, berbincang santai dengan guru dan wali murid, serta mendengarkan berbagai cerita dan harapan masyarakat terhadap pendidikan anak-anak mereka.
Dalam sambutannya, Firdaus menyampaikan rasa bangganya kepada seluruh siswa-siswi yang telah menyelesaikan satu tahapan pendidikan. Menurutnya, kelulusan bukanlah akhir perjalanan, melainkan awal dari langkah besar menuju masa depan.
“Hari ini kalian bukan sedang mengakhiri perjalanan, tetapi sedang memulai langkah baru untuk mengejar mimpi yang lebih tinggi,” ujarnya di hadapan para santri dan wali murid.
Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga akhlak dan shalat di tengah perkembangan zaman yang semakin penuh tantangan.
“Setinggi apa pun ilmu yang kalian raih nanti, jangan pernah tinggalkan shalat dan hormati orang tua serta guru. Karena ilmu tanpa akhlak tidak akan membawa keberkahan,” pesannya.
Suasana semakin haru ketika Firdaus berbicara tentang mimpi besar anak-anak desa. Ia menegaskan bahwa anak-anak Sungai Baung memiliki kesempatan yang sama untuk meraih kesuksesan selama mau belajar dan percaya pada kemampuan diri sendiri.
“Jangan takut bermimpi besar. Anak Sungai Baung bisa jadi dokter, guru, pengusaha, bahkan bupati, gubernur dan jenderal. Tidak ada yang tidak mungkin jika Allah berkehendak dan kalian mau berusaha,” katanya yang langsung disambut tepuk tangan hadirin.
Namun di balik pesan motivasi tersebut, Firdaus juga menitipkan harapan mendalam agar generasi muda yang kelak sukses di luar daerah tidak melupakan tanah kelahirannya.
“Kalau nanti kalian sukses, jangan lupa pulang ke PALI. Daerah ini membutuhkan anak-anak muda yang mau kembali membangun kampung halamannya,” ujarnya penuh harap.
Sebagai bentuk dukungan nyata terhadap dunia pendidikan, Firdaus Hasbullah juga memberikan beasiswa pendidikan kepada siswa MTs Al Falahiyyah yang berhasil meraih predikat Juara I untuk melanjutkan pendidikan selama tiga tahun ke depan.
Pemberian beasiswa itu langsung disambut haru dan rasa bangga oleh para guru, wali murid dan masyarakat yang hadir. Di tengah keterbatasan pendidikan di desa, perhatian tersebut menjadi penyemangat besar bagi para siswa untuk terus belajar dan menggapai cita-cita.
Acara pelepasan itu akhirnya bukan hanya menjadi seremoni perpisahan biasa, tetapi juga menjadi ruang lahirnya harapan, doa dan keyakinan bahwa anak-anak desa memiliki kesempatan yang sama untuk berdiri sejajar dan meraih masa depan yang gemilang.
Di Pondok Pesantren Al Falahiyyah Sungai Baung, di antara wajah polos para santri dan haru para orang tua, tersimpan keyakinan sederhana bahwa masa depan Kabupaten PALI mungkin sedang tumbuh dari desa kecil yang penuh doa dan mimpi besar.(Bj)


