Notification

×

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Polemik BPJS Dinonaktif Kadinkes" Kangkangi DPRD PALI"

Senin, 12 Januari 2026 | Januari 12, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-01-12T12:22:29Z

Kartika Yanti.S.H.,M.H : _" Kadinkes tadi minta izin tidak hadir karena sedang ada pemanggilan oleh Kejaksaan Negeri kabupaten Lahat"_ 



Talang Ubi.PALI Ekspres | Tuntutan warga kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI ) Sumatera Selatan terkait pemblokiran atau dinonaktifkan BPJS Kesehatan Gratis bagi 40.499 warga PALI tidak mendapatkan titik terang.


Pasalnya Dewan Perwakilan Rakyat Daerah ( DPRD ) PALI telah mengadakan rapat untuk mendengarkan secara langsung tanggapan dari Kepala Dinas Kesehatan  PALI M.Kazrin Faruk.S.Km.,M.M justru tidak hadir dan hanya meminta izin dengan menggunakan pesan whatsapp kepada salah satu wakil ketua  II DPRD PALI Firdaus Hasbullah.S.H.,M.H.


"Saya telah menerima pesan langsung dari Kadinkes PALI sebelum rapat dimulai, Kadis tidak dapat hadir dikarenakan sedang dalam pemeriksaan oleh Kejaksaan Negeri kabupaten Lahat, terkait pemanggilan mungkin semasa ia menjabat di kabupaten Lahat, tutup Firdaus saat jumpa Pers.


Ketidakhadiran Kadinkes PALI ini terbilang mengejutkan. Padahal, dirinya dinilai sebagai pihak kunci yang seharusnya memberikan penjelasan langsung terkait kebijakan penonaktifan BPJS Gratis yang belakangan menuai keluhan dan kegelisahan masyarakat.


Lebih mengejutkan lagi, alasan ketidakhadiran tersebut bukan karena agenda dinas biasa. Kadinkes PALI sekretaris Daerah (Sekda) PALI, Kartika Yanti, SH MH, saat diwawancarai sejumlah wartawan usai rapat.


“Dia (Kadinkes, red) tadi minta izin tidak bisa hadir karena sedang ada pemanggilan oleh Kejari Lahat. Terkait permasalahannya apa, saya tidak tahu,” ujar Sekda.


Absennya Kadinkes PALI dalam rapat strategis tersebut otomatis menyisakan tanda tanya besar, terutama di tengah memanasnya isu BPJS Gratis yang berdampak langsung pada puluhan ribu warga PALI. Rapat yang dihadiri DPRD PALI, Pemkab PALI, serta pihak BPJS Kesehatan pun dinilai belum sepenuhnya menjawab keresahan publik.



Situasi ini pun berpotensi memperpanjang polemik dan memicu desakan agar persoalan BPJS Gratis serta ketidakhadiran pejabat terkait dapat segera dijelaskan secara terbuka kepada masyarakat. (Red)

×
Berita Terbaru Update